Thursday, March 03, 2011


[RESENSI]

Ayo Gerakkan Tanganmu untuk Menulis!
---Ulfi Nugraha, mahasiswa Institut Teknologi Telkom Bandung

Di era yang serba canggih ini, mengemukakan sesuatu yang ada dalam pikiran seperti pendapat, curhat, gugatan, ataupun kisah pribadi dalam bentuk tulisan sudah merupakan hal yang umum. Lihat saja, saat blog begitu populer banyak orang menulis keseharian atau opini dalam blognya. Kemudian diikuti dengan era jejaring sosial seperti Multiply, Facebook, Twitter, dan lain-lain yang menggerakkan orang untuk terus menulis apa yang ada dalam benak mereka.

Sesungguhnya semua orang bisa menulis, tetapi kemampuan untuk menghasilkan ide, mewujudkannya jadi tulisan yang utuh, enak dibaca, serta layak dipublikasi itu perlu dipelajari secara terus-menerus. Bagaimana agar semua itu bisa terwujud? Anwar Holid mencoba memberikan tips bagaimana menulis, mengedit, dan memolesnya dalam buku berjudul Keep Your Hand Moving.

"Keep Your Hand Moving" di buku setebal 160 halaman ini ialah slogan yang dicetuskan Natalie Goldberg, seorang guru penulisan kreatif. Dia mengusung metode free writing yang mengaitkan peran mental dan spiritual dalam menulis. Teknik ini banyak dipuji, bahkan dianggap berhasil merevolusi pendekatan penulisan. Sebenarnya prinsip menulis Goldberg ini sederhana saja, yaitu "keep your hand moving" (gerakkan terus tangan kamu!); jangan mencoret dan jangan mengedit waktu menulis; jangan khawatir soal ejaan, tanda bacaan, tata bahasa; lepaskan kontrol; jangan berpikir, tidak mesti logis; carilah urat nadinya.

Keenam prinsip inilah---terutama slogan "keep your hand moving"---yang memberi inspirasi pada Anwar Holid untuk merumuskan panduan menulis berdasarkan pengalaman dan pengamatannya selama ini. Dia tak sekadar membeberkan prinsip menulis tersebut, tetapi melengkapi apa yang telah diutarakan Goldberg.
____________________________________________________________
Info Buku

Judul: Keep Your Hand Moving: Panduan Menulis, Mengedit, dan Memolesnya      
Penulis: Anwar Holid
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU), 2010      
Halaman: 160 hal.; format: 13.5 x 17 cm
Kategori: Nonfiksi; Penulisan; Pengembangan Diri dan Inspirasional
ISBN: 978-979-22-5844-8      
Harga: Rp.35.000,-      
____________________________________________________________

Anwar Holid tampak hanya mengambil spirit Goldberg dalam menggerakkan seseorang untuk menulis. Selanjutnya, ia memberikan arahan yang lebih praktis dan membumi bagaimana menghasilkan tulisan yang bagus, mengedit, memolesnya sehingga layak untuk dipublikasikan. Di buku mungil ini dia membagi bukunya menjadi delapan bab, semua tersaji dengan padu, ringkas, dan padat. Dua bab pertama berbicara mengenai bagaimana kita harus melemaskan saraf menulis dengan cara membiasakan diri menulis sehingga perlu pengondisian agar kita dapat terus menulis.

Di sinilah slogan "keep your hand moving" diperlukan. Gerakkan terus jemarimu, pokoknya tulis saja walau itu hanya satu paragraf, menjawab e-mail, sekadar respons terhadap segala sesuatu, diari, unek-unek, dan sebagainya. Teruslah menulis, dengan demikian diperlukan alokasi waktu dan menyempatkan diri untuk menulis. Bagi penulis pemula, Anwar Holid menyarankan agar menulis 10-25 menit setiap hari untuk membangun kebiasaan menulis.

Saran yang menarik dari Anwar Holid bagi penulis pemula adalah jangan takut untuk menyalin dan menempelkan pikiran orang pada tulisan dan pikiran sendiri (copy and paste). Tentunya dengan syarat bahwa dalam tulisan itu kita harus mengutarakan bahwa pikiran itu milik orang lain. Ia mengungkapkan bahwa salah satu manfaat copy and paste ialah agar kita belajar menggunakan istilah sebagaimana asalnya.[]

Resensi ini awalnya dimuat di Pikiran Rakyat, pada Kamis, 21 Oktober 2010.

3 comments:

Yudi Darmawan said...

tergolong tidak mahal buat mahasiswa..

beli aaah..

ima said...

saya udah punya bukunya, sangat membantu dalam melatih proses menulis & secara ngga langsung membangun diri untuk terus menulis. lop dis deh hehee

editing said...

kk gi mn jdi pengedit yg handal ea???